Sabtu, 10 September 2011

JENIS - JENIS PELAYANAN PROFESI AKUNTAN PUBLIK

JENIS - JENIS PELAYANAN PROFESI AKUNTAN PUBLIK


Sebagai Akuntan Publik, KAP Drs. HENRY & SUGENG menyediakan beberapa jenis pelayanan yang diberikan secara profesional, antara lain :
1. Pelaksanaan General and Special Audit
2. Pelaksanaan Investigation (Special and Forensic Audit)
3. Penyusunan Accounting's System & Procedure
4. Penyusunan Studi Kelayakan (Feasibility Study)
5. Penyelenggaraan Management Services
6. Konsultasi Bidang Perpajakan

JENIS PELAYANAN
I. JASA ATESTASI
Atestasi (attestation) adalah suatu pernyataan pendapat atau pertimbangan orang yang independen dan kompeten apakah asersi suatu entitas sesuai, dalam semua hal yang signifikan, dengan kinerja yang telah ditetapkan. Asersi adalah pernyataan yang dibuat oleh satu pihak yang secara implisit dimaksudkan untuk digunakan oleh pihak lain (pihak ketiga).

II. JASA NON ATESTASI
Jasa nonatestasi adalah jasa yang dihasilkan oleh akuntan publik yang didalamnya ia tidak memberikan suatu pendapat, keyakinan negatif, ringkasan temuan, atau bentuk lain keyakinan. Jenis jasa non atestasi yang dihasilkan oleh akuntan publik adalah jasa kompilasi, jasa perpajakan, jasa konsultasi manajemen.

PEMERIKSAAN UMUM (GENERAL AUDIT)

PEMERIKSAAN UMUM (GENERAL AUDIT)


Yang dimaksud dengan Pemeriksan Umum adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh Kantor Akuntan terhadap Laporan Keuangan yang meliputi Neraca, Laporan Laba-Rugi, serta Laporan Arus Kas dengan tujuan untuk memberikan Pernyataan Pendapat mengenai Laporan Keuangan secara keseluruhan.
Jasa auditing mencakup perolehan dan penilaian bukti yang mendasari laporan keuangan historis suatu entitas yang berisi asersi yang dibuat oleh manajemen entitas tersebut. Dalam menghasilkan jasa auditing ini Auditor memberikan keyakinan positif (positive assurance) atas asersi yang dibuat oleh manajemen dalam laporan keuangan historis. Dalam menghasilkan jasa auditing dan pemeriksaan, akuntan publik melaksanakan berbagai prosedur berikut ini : inspeksi, observasi, konfirmasi, permintaan keterangan, pengusutan (tracing), pemeriksaan bukti pendukung (vouching), pelaksanaan ulang (reperforming) dan analisis.

PEMERIKSAAN KHUSUS (SPECIAL INVESTIGATION)

PEMERIKSAAN KHUSUS (SPECIAL INVESTIGATION)

Istilah pemeriksaan digunakan untuk jasa lain yang dihasilkan oleh akuntan publik yang berupa pernyataan pendapat tentang kesesuaian asersi yang dibuat oleh pihak lain dengan kriteria yang telah ditetapkan. Pemeriksaan terhadap informasi keuangan prospektif dan pemeriksaan untuk menentukan kesesuaian pengendalian intern suatu entitas dengan kriteria yang ditetapkan oleh instansi pemerintah atau badan pengatur.
Pemeriksaan khusus dilakukan atas permintaan perusahaan untuk memeriksa kejadian  kejadian khusus yang meliputi :
a. Masalah pembelian;
b. Masalah kecurangan atau penggelapan;
c. Masalah perluasan usaha;
d. Masalah struktural permodalan perusahaan;
e. Masalah kalkulasi harga pokok;
f. dan lain  lain.

PEMERIKSAAN PENGELOLAAN (MANAGEMENT AUDIT)

PEMERIKSAAN PENGELOLAAN (MANAGEMENT AUDIT)

Pemeriksaan pengelolaan atau disebut juga pemeriksaan operasional merupakan evaluasi secara bebas, selektif dan analisis terhadap suatu program, kegiatan atau fungsi dalam manajemen untuk memberikan saran atau informasi penting demi terselenggaranya pelaksanaan manajemen yang sehat, efektif dan efisien.
Pemeriksaan manajemen meliputi:
a. Menilai apakah sistem akuntansi dan pelaporan sudah cukup memadai.
b. Menilai apakah kegiatan operasi perusahaan sudah berjalan secara efektif dan efisien.
c. Menilai apakah cara  cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan tertentu telah dilaksanakan dengan biaya yang efisien.
d. Menilai efektivitas kerja, saluran distribusi, serta efektivitas pemasaran.
e. Menilai efisiensi perusahaan, baik intern maupun dalam perbandingannya dengan perusahaan pesaing atau dengan rata-rata perusahaan sejenis.

REVIEW INFORMASI KEUANGAN

REVIEW

Jasa review terutama berupa permintaan keterangan dan prosedur analitis terhadap informasi keuangan suatu entitas dengan tujuan untuk memberikan keyakinan negatif atas asersi yang terkandung dalam informasi keuangan tersebut.

Jasa atestasi atas asersi manajemen dapat dilaksanakan oleh akuntan publik berdasarkan prosedur yang disepakati antara klien-klien dengan akuntan publik. Sebagai contoh, klien dan akuntan publik dapat bersepakat bahwa prosedur tertentu akan diterapkan semua unsur laporan keuangan. Untuk tipe jasa ini, akuntan publik dapat menerbitkan suatu "ringkasan temuan" atau suatu keyakinan negatif seperti yang dihasilkan dalam jasa review.

JASA KOMPILASI LAPORAN KEUANGAN

JASA KOMPILASI LAPORAN KEUANGAN

Kantor Akuntan Publik Drs. HENRY & SUGENG dapat melakukan kompilasi laporan keuangan berdasarkan catatan data keuangan serta informasi lainnya yang diberikan manajemen suatu entitas ekonomi.
Dalam jasa kompilasi, akuntan publik melaksanakan berbagai jasa akuntansi kliennya, seperti pencatatan (baik dengan manual maupun dengan komputer) transaksi akuntansi bagi kliennya sampai dengan penyusunan laporan keuangan.
Jasa akuntansi (Accounting Service) : Penyusunan Laporan Keuangan perusahaan yang meliputi : Neraca, Laporan laba rugi, Buku Besar (General Ledger)

PENYUSUNAN SISTEM AKUNTANSI

PENYUSUNAN SISTEM AKUNTANSI

Yang dimaksud dengan Sistem Akuntansi adalah semua alat bantu manajemen yang dapat dipergunakan untuk mengidentifikasi, mengumpulkan, mengklasifikasi, melaporkan dan menafsir informasi mengenai transaksi perusahaan secara efektif dan efisien, agar dapat menjamin keamanan harta milik perusahaan serta dapat dilaksanakannya kebijakan  kebijakan yang telah ditetapkan.
Ruang lingkup penyusunan Sistem Akuntansi meliputi :
a. Penilaian dan penyusunan fungsi  fungsi dalam organisasi perusahaan yang dapat dipertanggung jawabkan ditinjau dari segi pengawasan (Internal Control).
b. Penyusunan sistem dan prosedur berbagai fungsi dalam organisasi perusahaan yang meliputi : Sistem & Prosedur Penjualan dan Penerimaan Kas, Pembelian dan Pengeluaran Kas, Persediaan, Produksi, Pembayaran Gaji dan Upah, Hubungan antara Anak Perusahaan dengan Induk Perusahaan, Hubungan Kantor Cabang dengan Kantor Pusat dan sebagainya.
c. Penyusunan Pedoman Akuntansi Umum (General Accounting Manual).
d. Penyusunan Pedoman Akuntansi Biaya (Cost Accounting Manual).
e. Penyusunan Pedoman Klasifikasi Rekening dan Kode Rekening.
f. Merancang bentuk dan isi formulir : buku besar, buku pembantu, serta bentuk dan isi Laporan Keuangan, Laporan Produksi, dan Laporan lainnya.